Rabu, 16 Desember 2015
FOTO-FOTO DIALOG KEBANGSAAN RRI DI RUSUNAWA C
Posted on 23.14 by Unknown with No comments
PIDATO IFTITAH IMMAWATI ASTRID (KETUA UMUM HMJ PBA FAI UNISMUH 2015-2016)
Posted on 16.30 by Unknown with No comments
Assalamu Alaikum wr.wb
Tidak ada kata yang pantas kita ucapkan
kecuali puja dan puji syukur kepada Allah swt. Dialah yang bertugas mengatur
kehidupan di dunia ini. Salam dan shalawat kita limpahkan kepada Nabi Muhammad
saw adalah nabi penutup yang Allah utus kepermukaan bumi ini.
Tak terasa kepengurusan periode
2014-2015 telah digantikan oleh kepengurusan untuk 2015-2016. Mudah-mudahan
teman-teman pada periode yang lalu kita dapat saling merangkul bersama-sama,
bekerja keras dan kerja ikhlas dalam menjalani periodesasi kepengurusan kita
ini. Melihat tema “Rekonstruksi nilai-nilai kepemimpinan yang profetik demi
mewujudkan HMJ PBA yang berintegritas dan berkemajuan.” Yang dimana semua pengurus
mari kita merekonstruksi dan menata kembali kinerja demi memperbaiki HMJ PBA
kita ke depan. Tidak mudah menjalankan sebuah amanah, tidak mudah menjlani
sebuah kepengurusan. Dan yang harus kita lakukan adalah berusaha dengan bekerja
keras, bekerja ikhlas demi untuk mewujudkan HMJ PBA ini.
Kata yang ingin saya ucapkan pada
kesempatan kali ini adalah “Innalillahi wa inna ilaihi raaji’un”. Mengapa? Sebab
mengembangkan sebuah amanah itu sangatlah berat dan bukanlah hal yang mudah,
tetapi dengan kemampuan kami juga berusaha semaksimal mungkin dengan rasa
tanggung jawab. Ada sebuah kata bijak dari Mahatma Gandhi mengatakan bahwa
keberhasilan terletak pada usaha buka pada akhir. Oleh karena itu, mari kita berusaha
semaksimal mungkin untuk mewujudkan HMJ PBA ke depan. Dan satu statement saya. Dari
HMJ PBA kita melangkah, dari HMJ PBA kita berkiprah, dari HMJ PBA kita raih
prestasi.
Billahi Fisabilillah, Fastabiqul
Khairat.
Wassalamu ALIKUM WR. Wb
PIDATO WADA’ IMMAWATI NURHIDAYAH (KETUA HMJ PBA FAI UNISMUH 2014-2015)
Posted on 16.13 by Unknown with No comments
Assalamu Alaikum wr.wb
Puji syukur kita panjatkan kehadirat
Allah swt. yaitu Dialah satu-satunya Tuhan yang tidak Tuhan selain Dia yang
kita sembah dan kepadanyalah kita menyembah, kepadanyalah kita memohon ampun,
kepadanyalah kita menyeru dan kepadanyalah kita suatu saat akan dikembalikan
yang tidak ada keraguan di dalamnya.
Salam dan shalawat tak lupa pula kita
sampaikan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad saw. yang sampai hari ini
yang kita yakini insyaAllah Allah mengutus beliau untuk menuju jalan-jalan ke
Surganya.
Sebelum saya lanjut, saya ingin
mengatakan bahwasanya periodesasi kepengrusan kami Himpunan Mahasiswa Jurusan
Pendidikan Bahasa Arab peride 2014-2015. Banyak dinamika-dinamika dan
permasalahan-permasalahan yang kami rasakan dan mohon maaf jika ada
kesalahan-kesalahan yang kami perbuat baik yang kami sengaja maupun yang tidak
kami sengaja. Allah swt berfirman “Sesungguhnya Allah menciptakan kalian dan
merekayasa perbuatan-perbuatan kalian semua. Saya ingin mengatakan bahwa kita
sebagai manusia direkayasa oleh Allah swt dalam kehidupan kita memiliki
kesalahan-kesalahan bahwa kesalahan itu tidak jauh dan tidak luput dari manusia
itu sendiri. Dan Allah menegaskan dalam Allah Al-Qur’an “kecuali orang-orang
yang dilindungi oleh Allah dengan takwa”. Maka Allah mengampuni segala
kesalahan dan Allah melindungi orang-orang yang senantiasa berdoa kepadanya dan
kesalahan-kesalahannya tersebut.
Baik teman-teman sekalian bahwa hari
ini adalah pelantikan Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab periode
2015-2016. Sebenarnya saya sedih, karena periode dalam kepengurusan kami
mungkin tidak terlalu maksiamal karena ada dinamika-dinamika dan permasalahan-permasalahan
problematika yang kami rasakan baik itu dari pengurus itu sendiri, baik dari
sekretaris , baik itu dari ketua-ketua
bidang dan ataukah anggota bidang. Selanjutnya tema yang diangkat pada
pelantikan ini adalah “rekonstruksi nilai-nilai kepemimpinan yang profetik demi
mewujudkan HMJ PBA yang berintegritas dan berkemajuan”.
Melihat tema pelantikan ini cukup
menarik dan luar biasa ketika amanah itu dijalankan dengan baik sesuai dengan
aturan yang Allah turunkan kepada kita bahwanya Allah menurunkan amanah kepada
kita dengan potensi yang lebih yang Allah berikan kita. Sehingga yang hadir
dalam kesempatan ini terutama pelanjut estafet kepemimpinan Rasullah saw.
Baru-baru 24 orang dari Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab.
Mudah-mudahan adinda-adinda kami yang baru dilantik mudah-mudahan amanah dalam
menjalankan kepengurusannya dapat terealisasi sehingga perjuangan-perjuangan
yang kami alami pada kepengurusan kami sebelumnya mudah-mudahan diperbaiki
untuk ke depannya.
Jadi, nilai-nilai kepemimpinan yang
profetik, Rsulullah saw suri tauladan bagi kita semua dan revolusioner sejati
yang telah merombak peradaban Islam dan nikmat Islam dapat kita rasakan hingga
sampai saat ini. Dan Rasullah saw adalah salah satu sang revolusioner sejati
yang menjadi uswatun hasanah bagi kita. HMJ PBA ke depan insyaAllah
kepengurusan periode yang baru ini akan amanah dalam menajalankan amanahnya
sesuai dengan tema yakni berintegritas dan bekemajuan. Dan Allah sendiri
mengatakan dalam Al-Qur’an bahwasanya amanah itu sesungguhnya ketika kita tidak
menjalankan amanah itu maka akan celaka bagi yang tidak dapat menjalankannya.
Dan ini telah disinggung oleh Allah sebagaimana dalam Qur’an yang berbunyi “(Itu)
sangatlah dibenci di sisi Allah jika kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu
kerjakan.”(QS. As-Saff:3)
Seperti ayat di atas bahwa orang-orang
yang tidak dapat menjalankan apa-apa yang tidak dikatakannya sebagaimana amanah
yang diberikan kepada mereka maka mereka akan mencelakai diri mereka sendiri.
Baik teman-teman sekalian, demikianlah
yang dapat saya sampaikan.
Billahi Fisabilillah, Fastabiqul
Khairat.
Wassalamu Alaikum wr. wr
Selasa, 15 Desember 2015
Tidak Akan Melihat Wajah Nabi Pada Hari Kiamat
Posted on 15.20 by Unknown with 2 comments
![]() |
| Sumber : FB Andi Abdul Hamzah |
Masjid At-Tajdid, Kembali Ust Dr. Andi
Hamzah, Lc dalam kajian islam akhir pekan, sabtu(06/12), mengungkapkan bahwa di akhirat kelak atau pada hari kiamat ada 3 kelompok manusia yang tidak akan melihat wajah Nabi Muhammad
Saw, yaitu yang pertama adalah orang
yang durhaka kepada kedua orang tuanya, mengapa demikian, karena di dalam al-qur’an surah
al-isra’ ayat ke 23 perintah berbakti kepada kedua orang tua di sederajatkan dengan perintah tidak mempersekutukan Allah Swt.
Kemudian yang kedua yang tidak akan melihat wajah nabi pada hari kiamat adalah orang meninggalkan sunnah-sunnah Nabi Muhammad
Saw, diantara sunnah-sunnah nabi tersebut seperti; tidak memanjangkan kuku, merapikan kumisnya, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan, tidak kencing berdiri, tidur dengan berbaring ke sebelah kanan, sebelum tidur ranjang dibersihkan, masuk rumah dengan mengucapkan salam, masuk masjid dengan kaki sebelah kanan keluar masjid dengan kaki sebelah kiri, tidak bicara sembarangan di dalam masjid, dan tahiyyatul masjid ketika masuk masjid.
Kemudian yang ketiga orang yang tidak akan melihat wajah Nabi pada hari kiamat adalah orang
yang ketika di sebut nama nabi kemudian dia tidak bersholawat.
BELAJAR TAJWID HANYA 10 MENIT, BISA PAHAM
Posted on 15.06 by Unknown with No comments
Al-Qur’an adalah salah satu mukjizat yang Allah turunkan kepada Nabi Muhammad saw. Allah merupakan petunjuk bagi manusia agar hidupnya lebih terarah dan mempunyai tujuan yakni ingin mencapai ridha Allah semata. Al-Qur’an satu—satunya kitab yang ada di dunia ini yang masih terjaga keasliannya sebab Allah sebagai pembuat wahyu yang senantiasa menjaga dan memeliharanya.
Semua orang baik para ilmuwan telah menemukan banyak
hal dalam penelitiannya. Dan banyak di antara mereka tertarik masuk Islam
setelah meneliti kebenaran Al-Qur’an. Inilah salah satu hikmah Al-Qur’an
diturunkan ke permukaan bumi ini. Apalagi Al-Qur’an mempunyai keistimewaan
dibandingkan dengan kitab selain Al-Qur’an.
Lalu, yang menjadi pertanyaan mendasar adalah mengapa
kita harus dekat dengan Al-Qur’an dan dengan cara apa kita bisa dekat dengan
Al-Qur’an. Salah satunya adalah belajar tajwid. Yah belajar tajwid! Telah
banyak kita temukan berbagai macam metode dalam belajar tajwid baik melalui
buku-buku yang telah beredar di toko buku atau di tempat-tempat yang menjajakan
buku tentang metode cara cepat belajar tajwid.
Seringkali kita melihat anak-anak TK/TPA di
Masjid-Masjid baik di kota maipun di pedesaan bahkan pelosok tanah air belajar
membaca Al-Qur’an dengan terlebih dahulu belajar tajwid. Bahkan besar
kemungkinan kita yang mengajari mereka tentang cara membaca Al-Qur’an dan
mengajarkan kepada mereka tentang tajwid.
Tetapi, jika melihat kondisi zaman sekarang umat Islam
terutama dikalangan anak muda lebih mengutamakan diri mereka sendiri dan tidak
mau dekat dengan Al-Qur’an. Inilah salah satu fenomena yang terjadi sekarang
mereka telah mengaku agamanya Islam tetapi ketika di Tanya tntang Islam mereka
kurang paham agama mereka sendiri. Sehingga mereka jauh dari Al-Qur’an dan tak
mau mempelajarinya. Satu hal yang pasti mereka terbawa arus globalisasi yang
mempunyai dampak positif dan negative bagi mereka. Terkadang juga orang tua
lebih menyibukkan diri daripada memperhatikan anak-anak mereka.
OK. Kita kembali ke laptop atau dengan kata pembahasan
yakni cara cepat belajar tajwid dengan baik dan benar dan kita mungkin akan
tercengang bahwa belajar tajwid ini hanya dalam 10 menit kita bisa menguasai
dengan baik dan benar. Gimana bisa? Masa ia. Ya iyalah. Kenapa tidak? Iyakan.
Coba kita bayangkan hanya dalam hitungan menit saja kita akan bisa menguasai
tajwid dengan benar. Ayo siapa yang mau coba belajar tajwid. Sekali lagi hanya
dalam10 menit. Bagi yang tidak percaya silahkan saja dicoba kepada Ahlinya.
Namun, jangan terburu-buru dulu yach. Kita perkenalkan
dulu Ustadznya supaya lebih enak belajarnya. Dialah Ustadz Muslim Mubarok
namanya, beliau adalah Pembina Tahfidz Al-Qur’an di Pendidikan Ulama Tarjih
Universitas Muhammadiyah Makassar dan juga salah satu guru di sekolah yang
berkulitas yang ada di Makassar. Beliau telah hafal 30 juz dan biasa dijuluki
oleh Ustadz Husni dengan “Al-Qur’an berjalan”. Wah, keren yach.
Baiklah inilah tajwid yang dipelajari dalam belajar
metode cara cepat belajar tajwid. Diantaranya adalah Mad Asli, Mad Lain, Mad
‘Aridh lissukun, Qalqalah, Ikhfa, Izhar, Idgham bilagunnah, Idgham Bigunnah,
Iqlab, dan lain-lain.
Bagi yang berminat ikut belajar silahkan saja dating ke
Masjid Rusunawa C setiap hari Selasa sore. Bagi yang tidak ada kesempatan di
waktu itu bisa juga pada Senin sore, Selasa sore, Kamis sore, Sabtu sore dan
Ahad sore.
Langganan:
Postingan (Atom)
